KISAH

Betapa seringnya melihat kenyataan yang tidak sejalan dengan hati nurani. Tetapi memang inilah yang sering terjadi. Konsep yang begitu indah untuk di aplikasikan, tapi tidak kelihatan dan tidak terasa hanya karena ego kita masing-masing. Ketika dakwah itu begitu mulia dan mempesona imbalannya, karena teramat sangat mulia sampai-sampai tidak ada pekerjaan yang melebihi kemuliaan para dai.

Tetapi sangat miris sekali, walaupun kita yakini bahwa janji Yang Kuasa itu pasti, tidak semua orang yang tau dan mengerti mau mengambil dan mengemban amanah ini. Saat kita yakini “Ibda bi nafsi” tapi malah kita terlalu asik dengan dunia kita sendiri.

Teruntuk diriku dan saudara ku sesama muslim, jika bukan kita yang fanatik terhadap Islam, siapa lagi yang akan membela Agama ini dan Muslim yang terhina dan tertindas di sekeliling kita. Mengapa kita hanya mampu diam dan menghujat. Tidak ada tindakan nyata untuk ikut berperan terhadap umat ini selanjutnya.

Lelah melihat penghinaan demi penghinaan, tapi kita hanya mampu diam. Ayolah SEMANGAT, kita ambil peran dalam dakwah, apapun bentuknya, seberapapun nilainya, berbuat yang terbaik untuk Addin yang mulia ini.

Tidakkah Palestine sangat menyetuh nurani kita ?? Free Sex para remaja dan kaum muda sudah sangat memprihatinkan, apalagi NARKOBA yang sudah merajalela. Ambil posisi mu dalam dakwah dan buktikan peran mu nyata.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.